RENDANG NABATI Rendang yang dibuat dari bahan tumbuh tumbuhan. Seperti: Jamur Tiram, Kacang Merah, dan Jengkol. Tidak mengandung unsur hewani, cocok untuk para mereka yang sedang mengurangi daging dagingan, vegetarian atau yang mereka yang bertualang mencari sensasi rasa. DAN RENDANG NON NABATI a.l Rendang daging Sapi, rendang Paru, Rendang Ayam Suwir. Dibuat secara higienis dari bahan bahan nabati. Halal, Thoyib, Nikmat dan Sehat (HTNS)
Monday, December 15, 2014
Sunday, February 23, 2014
Rendang Nabati TUNGKU
Label Rendang Nabati TUNGKU
Rendang Nabati TUNGKU yang sudah diberi Label
Rendang Nabati TUNGKU siap di kirim ke pelanggan
Rendang Nabati TUNGKU
mengikuti Penyuluhan Keamanan Pangan
dalam rangka mendapatkan No, PIRT
Hasil uji umur simpan Rendang Nabati TUNGKU oleh Laboratorium Teknologi Pangan Universitas Pasundan mencapai lebih dari tujuh bulan.
Mengapa bisa selama itu?
Karena Rendang Nabati TUNGKU diproses secara higienis, di kemasan dalam platik vakum dan distreril
Oleh sebab itu Rendang Nabati TUNGKU cocok untuk:
1. Stock makanan di rumah, jika sewaktu waktu dibutuhkan tinggal di sajikan
2. Dapat dijadikan oleh oleh
3. Dapat dikirim kepada anak yang sedang kos atau saudara yang berada di luar kota atau bahkan ke luar negeri
4. Dapat dijadikan bekal pada saat Camping, Travelling, atau perjalanan Haji dan Umrah
5. Dapat dijadikan souvenir/ parsel untuk rekan dan sahabat
Friday, January 3, 2014
Rendang Nabati TUNGKU
TUNGKU di dalam bahasa minang adalah kompor dalam arti luas, sedangkan dalam bahasa Indonesia, tungku adalah gerabah yang dibuat dari tanah liat yang berfungsi sebagai alat memasak. Tungku secara sederhana adalah dua tumpukan batu batu yang berjajar. diantara dua tumpukan batu bata itu dijadikan tempat untuk menyalakan api. Atasnya berfungsi sebagai dudukan panci atau kuali.
Merek TUNGKU merupakan ptongan kata unTUNGKU. Ada dua makna yang terkandung didalamnya: yang pertama untungku berarti, keuntungan yang saya dapat dari menjalankan bisnis Rendang Nabati. Semua orang yang menjalankan bisnins selalu berharap, bisnisnya mengeuntungkan, termasuk saya tentunya, semoga. Makna yang kedua adalah untungku, berarti suami saya, kebetulan nama suami saya Untung. Namanya saya gunakan pada merek ini sebagai wujud terimakasih saya padanya yang telah dengan ikhlas dan sabar penjadi pendamping hingga saat ini selama duapuluh lima tahun
Merek TUNGKU merupakan ptongan kata unTUNGKU. Ada dua makna yang terkandung didalamnya: yang pertama untungku berarti, keuntungan yang saya dapat dari menjalankan bisnis Rendang Nabati. Semua orang yang menjalankan bisnins selalu berharap, bisnisnya mengeuntungkan, termasuk saya tentunya, semoga. Makna yang kedua adalah untungku, berarti suami saya, kebetulan nama suami saya Untung. Namanya saya gunakan pada merek ini sebagai wujud terimakasih saya padanya yang telah dengan ikhlas dan sabar penjadi pendamping hingga saat ini selama duapuluh lima tahun
Tuesday, December 31, 2013
Sekelumit kisah lahirnya Rendang Nabati
Rendang Nabati lahir dari kerinduan kepada kedua orang
tuanya yang sudah tiada, juga kerinduan pada tanah kelahiran. Meski ia tidak
pernah tinggal di kampong halaman, tata krama dan adat minangkabau diajarkan oleh
ayahnya yang bergelar Malin Batuah. Lagu lagu minang dan saluang selalu
mengingatkan ia akan ibunya dan masa kecilnya di Kemayoran Jakarta. Setiap hari
selalu diperdengarkan lagu lagu minang di rumahnya yang sederhana dari siaran
radio di tahun 60 dan 70an. Ibunya tahu persis hari apa, jam berapa dan radio
mana yang menyiarkan lagu lagu minang waktu itu. Rendang Nabati adalah produk
yang ia ciptakan sendiri untuk tetap mengingat kampung kelahirannya tetapi
dengan menggunakan bahan bahan yang ada di sekitar tempat tinggalnya.
Ada keinginan untuk mencerahkan masyarakat bahwa bahan
rendang tidak selalu hewani. Nabatipun bisa diolah menjadi rendang yang nikmat
dan tidak kalah dengan rendang daging atau rendang dari bagian lain tubuh sapi.
Selain harganya relatif lebih murah, bahan bakunya tidak
harus import karena banyak tumbuh di sekitar kita. Produk Nabati memiliki
jangkauan yang luas. Selain dapat dimakan oleh masyarakat umum yang tidak
berpantang makanan, juga dapat dikonsumsi oleh para vegetarian, orang yang
diharuskan mengurangi konsumsi daging atau yang lainnya.
Harapannya Rendang Nabati dapat memenuhi kebutuhan dan
seleramasyarakat akan masyarakat akan produk rendang. Selain itu, semoga
Rendang Nabati dapat menjadi produk eksport yang mendatang devisa bagi negara
tercinta.
ASLI PRODUK INDONESIA
Subscribe to:
Posts (Atom)







